Istilah
TAKJIL Atau TA’JIIL Saat Ini
Semakin Populer Di Bulan Ramadan. ( Maksudnya Populer Dengan Kesalahannya..
Kurang Lebih Dengan Istilah JILBAB Dan HIJAB ). Entah Siapa Yang Memulai,
Istilah Ini Didefinisikan Sebagai Hidangan Untuk Berbuka Puasa Terutama Makanan
Dan Minuman Manis Yang Disantap Sebelum Berlanjut Ke Menu Utama.
Kata
تَعْجِيْلٌ TA’JIILUN Jika Dibaca Waqaf Menjadi تَعْجِيْل TA’JIIL Berasal Dari Fi’il Madhi عَجَّلَ ‘AJJALA
Yang Artinya Adalah MENYEGERAKAN Atau MEMPERCEPAT ( Dalam Hal Berbuka
Puasa ). Dalam Hadist Nya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam Bersabda :
لا يَزَالُ اَلنَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
“ Manusia
Senantiasa Berada Dalam Kebaikan Selama Mereka Menyegerakan Berbuka Puasa ”
(HR. Muttafaq alaih).
Kata
عَجَّلُوا ‘AJJALUU Sendiri
Berasal Dari Fi’il madhi عَجَّلَ
‘AJJALA Yang Ditambahkan Dhomir Muttashil هُمْ Hum ( Mereka ) Sehingga Artinya Menjadi
MEREKA
MENYEGERAKAN. Sedangkan Kata ‘AJJALA Di Dalamnya Terkandung Dhomir Muttashil
هُوَ
Huwa ( Dia ). Kata ‘AJJALA SENDIRI Jika
Di Tashrif Akan Menjadi
عَجَّلَ – يُعَجِّلُ – تَعْجِيْلاً
Kata
TA’JIILAN Disini Berkedudukan Sebagai Mashdar. Sehingga Kata TA’JIIL Secara Tekstual Berarti Penyegeraan
Dan Bukan Makanan Berbuka Puasa. Pengertian
Ta’jiil Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Juga Berarti Menyegerakan Atau
Mempercepat Hanya Penulisannya Saja Yang Berbeda. TA’JIIL Menggunakan Huruf
Mati Dari Ain Sedangkan TAKJIL Menggunakan Huruf Mati Dari Kaf. Jika Ada Pernyataan
Bahwa Orang Arab Itu Ber Ta’jiil Dengan Kurma Maka Pengertian Yang Benar Adalah
Mereka
Menyegerakan Berbuka Puasa Dengan Makan Kurma BUKAN
Makanan Berbuka Puasa Mereka Adalah Kurma. Bpp240616.